apa-itu-riba

Apa Itu Riba ? Silakan Baca Sampai Beres

Assalammu’alaikum Wr. Wb.

Mengawali dengan artikel berkenaan dengan pengertian riba. Cek Properti Syariah hadir kedalam dunia internet untuk menyampaikan informasi dan edukasi terkait dunia properti syariah dan juga memerangi dan menghindari jeratan riba. Semoga langkah yang Saya lakukan ini bisa menjadi sarana ibadah dan juga menjadi wasilah kebaikan untuk Anda yang membaca artikel di Cek Properti Syariah. Selamat Membaca.

Sebenarnya, riba itu apa sih ? kok bisa – bisanya dalam Al-Qur’an dan Hadist menegaskan supaya kita sebagai ummat Islam HARUS menghindari jeratan Riba. Meski dalam konteks apapun. Maka sebab itu, Saya akan menjelaskan apa itu riba.

Riba secara bahasa artinya bertambah.

Sedangkan menurut istilah, Riba (riba dayn) adalah menambahkan beban pada pihak yang berhutang, bisa dalam bentuk Bunga, Denda, Fasilitas, dan Sita.

Dikutip dari Buku “Harta Haram Muamalat Kontemporer” karya Dr. Erwandi Tarmizi. MA

Nah, bagaimana ? Apakah sudah cukup mengerti mengenai arti riba. Selanjutnya, Saya akan membahas fakta yang terdapat didalam praktek riba menurut Al-Qur’an & Hadist. Berikut penjelasannya:

Riba itu HARAM.
Riba termasuk 7 Dosa Besar yang Membinasakan.
Pelaku Riba ditantang Perang melawan Allah dan Rasul-Nya.
Allah Swt. Akan Memusnahkan Riba.
Riba dalam Bentuk Apapun. Semuanya Sama Dalam Dosa.
Harta yang terdapat dari Riba akan berujung pada Kemiskinan.
Dosa Riba itu paling Ringan seperti Menzinahi Ibu Kandung sendiri.
Dosa Riba per Rp. 60.000,00 itu dosanya seperti Berzina 36 Kali.
Pelaku Riba berdirinya seperti Orang Kesurupan.
Tidak Diterima Infaq dan Sedekah dari Hasil Perniagaan yang Mengandung Harta Haram.
Pelaku Riba di Akhirat kelak berenang di Sungai Darah dan Dilempari Batu ke Mulutnya
Negeri Pelaku Riba akan Di Adzab oleh Allah Swt.
Jadi, Riba itu Merugikan.
Munculnya praktek riba itu dari kebiasaan – kebiasaan yang tergolong dalam kategori Gaya Hidup Hedonisme. Meskipun tidak semuanya begitu. Berikut penjelasannya:

Riba hadir dalam Praktek Transaksi Hutang Piutang [Hutang Uang atau Kredit Barang].
Memaklumkan Riba dalam transaksi Kredit.
Kebutuhan Uang dengan meminjam ke Rentenir.
Pembelian Rumah dengan Pihak Konvensional (Meskipun sulit karena sudah menjamur sangat Luas).
Asuransi juga masuk kedalam praktek Riba.
Benar adanya bahwa “Yang membuat ruwet permasalahan Uang kita itu BUKAN dari Kebutuhan Hidup, melainkan GAYA HIDUP”. Muslim yang terlalu bahagia dalam praktek riba, lambat laun akan merasakan beberapa kejadian seperti ini:

Sudah Rajin Sholat…
Sudah Rajin Zakat dan Sedekah…
Sudah Rajin Puasa…
Sudah Rajin Baca Al-Qur’an…
Sudah Rajin Beramal Shalih…
Sudah Umroh, bahkan Sudah BerHaji…
Tetapi :

Merasa Rezeki berkurang terus menerus…
Hutang bertambah banyak…
Ikhtiar selalu berantakan bahkan menghadapi kebuntuan…
Dan Masalah serta Penyakit yang selalu kunjung datang dalam hidup…
Maka, Anda Harus segera Muhasabah Diri dan Ber-Taubat Nasuha. 🙂

Oke. Sekian dulu untuk pembahasan singkat mengenai riba dan bahayanya. Segala larangan dari Allah Swt. harus kita patuhi dengan segenap jiwa dan raga. Boleh saat ini sedang terjerat riba akan tetapi berusahalah untuk terlepas dari jeratannya juga. Memang tidak gampang, tetapi perlahan ubah kebiasaan hidup mewah dengan kebiasaan hidup yang sederhana namun berfaedah.

Allah Swt. selalu menerima taubatan HambaNya yang benar – benar ingin terhindar dari bahaya riba. Selama Anda masih diberikan napas dan hidup, segera lunasi segala hal yang berakibat menjamurkan penyebaran praktek riba. InshaAllah. 🙂

Jika artikel ini bermanfaat, silakan SHARE kepada rekan atau keluarga Anda. Sampaikan kebaikan walau 1 Ayat.

Wassalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *